Kabar baik bagi para dosen yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor (S3). Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) resmi membuka pendaftaran Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) Tahun 2026.
Program ini merupakan beasiswa penuh yang ditujukan bagi dosen tetap di perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek untuk meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.
Apa Itu Beasiswa BPDDI?
BPDDI adalah program pendanaan studi doktor yang memberikan kesempatan kepada dosen untuk menempuh pendidikan S3 pada perguruan tinggi yang telah ditetapkan dalam program. Selain skema reguler, tersedia pula pilihan Joint Degree dan Dual Degree bekerja sama dengan perguruan tinggi mitra.
Penerima beasiswa memperoleh pendanaan maksimal selama 8 semester (4 tahun) sesuai ketentuan yang berlaku.
Cakupan Beasiswa
Peserta yang lolos seleksi berkesempatan memperoleh berbagai komponen pembiayaan, antara lain:
- Biaya pendaftaran kuliah
- Uang kuliah (SPP/UKT)
- Bantuan penelitian disertasi
- Insentif publikasi jurnal internasional
- Biaya hidup bulanan
- Dana kedatangan
- Bantuan transportasi
- Asuransi kesehatan
- Biaya pengurusan visa (untuk skema Joint/Dual Degree)
- Dana keadaan darurat sesuai ketentuan
Peserta penyandang disabilitas juga memperoleh tambahan dukungan pendanaan bagi pendamping sesuai persyaratan program.
Persyaratan Umum
Secara umum, pelamar harus memenuhi beberapa ketentuan berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI).
- Berstatus sebagai dosen tetap pada perguruan tinggi di bawah koordinasi Kemdiktisaintek dan terdaftar di PDDIKTI.
- Memiliki NIDN atau NIDK sesuai ketentuan.
- Memenuhi batas usia yang ditetapkan oleh penyelenggara.
- Telah diterima sebagai mahasiswa program doktor pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027.
- Memiliki ijazah dan transkrip pendidikan sebelumnya.
- Melampirkan surat sehat dan bebas narkoba yang masih berlaku.
- Tidak sedang menerima pendanaan pada komponen beasiswa yang sama dari lembaga lain.
- Memperoleh izin dari pimpinan perguruan tinggi asal.
Selain persyaratan umum tersebut, terdapat persyaratan khusus untuk skema reguler, mahasiswa on-going, maupun Joint/Dual Degree.
Dokumen yang Perlu Disiapkan
Beberapa dokumen yang biasanya diminta meliputi:
- Surat penerimaan tanpa syarat (Unconditional LoA)
- Ijazah dan transkrip akademik
- Surat rekomendasi akademik
- Esai motivasi dan rencana kontribusi
- Proposal penelitian
- Surat izin dari perguruan tinggi asal
- Dokumen pendukung lainnya sesuai skema yang dipilih
Tahapan Seleksi
Proses seleksi BPDDI 2026 terdiri atas beberapa tahap, yaitu:
- Seleksi administrasi
- Tes Bakat Skolastik (khusus pendaftar mahasiswa baru)
- Seleksi substansi atau wawancara secara daring
- Penetapan penerima beasiswa
Jadwal BPDDI 2026
- Pendaftaran: 19 Juni – 9 Juli 2026
- Pengumuman Administrasi: 20 Juli 2026
- Simulasi Tes Bakat Skolastik: 28 Juli 2026
- Tes Bakat Skolastik: 29–30 Juli 2026
- Tes Susulan: 1 Agustus 2026
- Pengumuman Wawancara: 6–7 Agustus 2026
- Wawancara: 9–14 Agustus 2026
- Pengumuman Akhir: 21 Agustus 2026
Link Pendaftaran Resmi
- Portal Beasiswa Kemdiktisaintek (BPDDI 2026)
- Halaman Pendaftaran Akun Beasiswa
- Panduan Pendaftaran BPDDI 2026 (PDF)
- Dokumen & Format Persyaratan BPDDI
Kontak Resmi
Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia
Gedung D, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta 10270
- Email: ult@kemdiktisaintek.go.id
- Website resmi: Beasiswa Kemdiktisaintek